RSS

pasar modal

14 Sep

Pasar Modal

 

 

Pengertian dan Definisi

 

Pasar  modal  sama seperti  pasar pada umumnya,  yaitu  tempat  bertemunya  antara

penjual  dan  pembeli.  Di  pasar  modal,  yang  diperjualbelikan  adalah  modal  berupa

hak pemilikan perusahaan dan surat pernyataan hutang perusahaan. Pembeli modal

adalah   individu   atau   organisasi/lembaga   yang   bersedia   menyisihkan   kelebihan

dananya  untuk  melakukan  kegiatan  yang  menghasilkan  pendapatan  melalui  pasar

modal,  sedangkan  penjual  modal  adalah  perusahaan  yang  memerlukan  modal  atau

tambahan modal untuk keperluan usahanya.

 

Pengertian pasar modal berdasarkan Keputusan Presiden No. 52 Tahun 1976 tentang

Pasar  Modal  menyebutkan  bahwa  Pasar  Modal  adalah  Bursa  Efek  seperti  yang

dimaksud dalam UU No. 15 Tahun 1952 (Lembaran Negara Tahun 1952 Nomor 67).

Menurut  UU  tersebut,  bursa  adalah  gedung  atau  ruangan  yang  ditetapkan  sebagai

kantor  dan  tempat  kegiatan  perdagangan  efek,  sedangkan  surat  berharga  yang

dikategorikan sebagai efek adalah saham, obligasi, serta surat bukti lainnya yang lazim

dikenal sebagai efek.

 

Pada   beberapa   literatur   terdapat   bermacam-macam   definisi   pasar   modal.   Pada

pembahasan ini, kita menggunakan definisi pasar modal sebagai berikut :

 

Pasar  modal  adalah  pasar  yang  dikelola  secara  terorganisir  dengan  aktivitas

perdagangan surat berharga, seperti saham, obligasi, option, warrant, right, dengan

menggunakan jasa perantara, komisioner, dan underwriter.

 

 

 

Jenis Pasar Modal

 

Dalam  menjalankan  fungsinya,  pasar  modal  dibagi  menjadi  tiga  macam,  yaitu  pasar

perdana, pasar sekunder, dan bursa paralel.

 

Pasar perdana adalah penjualan perdana efek atau penjualan efek oleh perusahaan

yang  menerbitkan  efek  sebelum  efek  tersebut  dijual  melalui  bursa  efek.  Pada  pasar

perdana, efek dijual dengan harga emisi, sehingga perusahaan yang menerbitkan emisi

hanya memperoleh dana dari penjualan tersebut.

 

Pasar   sekunder   adalah   penjualan   efek   setelah   penjualan   pada   pasar   perdana

berakhir.  Pada  pasar  sekunder  ini  harga  efek  ditentukan  berdasarkan  kurs  efek

tersebut.  Naik  turunnya  kurs  suatu  efek  ditentukan  oleh  daya  tarik  menarik  antara

permintaan  dan  penawaran  efek  tersebut.  Bagi  efek  yang  dapat  memenuhi  syarat

listing  dapat  menjual  efeknya  di  dalam  bursa  efek,  sedangkan  bagi  efek  yang  tidak

memenuhi syarat listing dapat menjual efeknya di luar bursa efek.

 

Bursa  paralel  merupakan  pelengkap  bursa  efek  yang  ada.  Bagi  perusahaan  yang

menerbitkan  efek  yang  akan  menjual  efeknya  melalui  bursa  dapat  dilakukan  melalui

bursa paralel. Bursa paralel diselenggarakan oleh Persatuan Perdagangan Uang dan

Efek-efek (PPUE).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 14, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: