RSS

Pancasila Sebagai Paradigma

21 Jul

MAKALAH

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

 

Makalah ini dibuat guna memenuhi tugas mata kuliah  pancasila

 

 

Di susun oleh:

Alpian

UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ)

JAWA TENGAH DI WONOSOBO

2011

PENDAHULUAN

 

Memang bangsa yang merdeka dan bebas menentukan nasibnya harus senantiasa berjuang untuk mempertahankan serta mengisi kemerdekaan serta menciptakan kekuatan dan ketahanan hidupnya yang kekal. Untuk itu diperlukan landasan filsafah  sebagai pedoman dan pegangan hidup itu memberikan dasar dan tujuan yang jelas. Karena pegangan hidup itu adalah pegangan hidup bagi seluruh bangsa, maka harus diterima oleh seluruh bangsa itu sendiri dan mencerminkan peradaban, kebudayaan, keluhuran budi, dan kepribadian yang berurat-berakar pada sejarah perjjuangan, pertumbuhan dan perkembangan bangsa itu sendiri.

Dasar dan bentuk susunan dari suatu negara itu berhubungan erat dengan sejarah perjuangan bangsa, riwayat hukum dan lembaga sosial dari sesuatu negara itu.

 

 

KATA PENGANTAR

            Dalam makalah ini kami membahas tentang adanya pancasila sebagai paradigma berbangsa dan bernegara. Pada saat ini pada realitanya banyak orang yang belum mengetahui tentang adanya fungsi dari pancasila itu sendiri. Maka dari itu kami disini akan membahas tentang itu yang merupakan salah satu sarana atau cara agar dasar negara benar-benar dihayati dan diamalkan oleh setiap warga negara Indonesia.

Mudah-mudahan makalah ini bukan hanya menambah bacaan mengenai pancasila saja, melainkan juga akan membantu membudayakan penghayatan dan pengamalan pancasila dalam masyarakat.

 

 

 

 

  1. A.      ARTI PANCASILA SEBAGAI SEBUAH PARADIGMA KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
  2. 1.      Arti pancasial bagi kehidupan bangsa
    1. Pandangan Hidup Bangsa dan Dasar Negara

Setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin di capainya sangat memerlukan pandangan hidup. Dengan pandanngah hidup inilah sesuatu bangsa akan memendang persoalan-persoalan di dalam masyarakatnya sendiri maupun persoalan-persoalan besar umat manusia dalam pergaulan masyarakat bangsa-bangsa di dunia ini.

Dengan pandangan hidup yang jelas sesuatu bangsa akan memiliki pandangan dan pedoman bagaimana ia memecahkan masalah-masalah politik, sosial, dan budaya yang timbul dalam gerak masyarakat yang semakin maju. Dengan pedoman pada pandangan hidup itu pula sesuatu bangsa akan membangun dirinya.

Dalam pandangan hidup ini terkadang konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan oleh sesuatu bangsa, terkadang pikiran-pikiran yang terdalam dan gagasan suatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. Pada akhirnya, pandanngan hidup suatu bangsa adalah suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa itu sendiri, yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad pada bangsa itu dan untuk mewujudkannya. Karena itulah dalam melaksanakan pembangunan misalnya, kita tidak dapat begitu saja mencontoh atau meniru model yang dilakukan oleh bangsa lain, tanpa menyesuaikannya dengan pandangan hidup dan kebutuhan-kebutuhan bangsa kita sendiri. Suatu corak pembangunan yang barangkali baik dan memuaskan bagi bangsa lain. Karena itulah pandangan hidup suatu bangsa merupakan masalah yang sangat asasi bagi kekokohan dan kelestarian suatu bangsa (Buku Materi Lengkap Penataran Bab I hal 20).

Kita merasa sangat bersyukur bahwa pendahulu-pendahulu kita pendiri-pendiri Republik ini, dapat merumuskan secara jelas apa sesunngguhnya pandangan hidup bangsa kita, yang kemudian kita namakan Pancasila. Pancasila itu adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia, Kepribadian bangsa Indonesia, Pandangan hidup bangsa Indonesia dan Dasar negara kita.

Disamping itu maka bagi kita Pancasila sekaligus menjadi tujuan hudup bangsa Indonesia. Pancaasila bagi kita merupakan pandangan hidup , kesadaran dan cita-cita moral yang meliputi kejiwaan dan watak yang sudah berurat-berakar didalam kebudayaan bangsa Indonesian. Ialah suatu kebudayaan yang mengajarkan bahwa hidup manusia akan mencapai kebahagiaan jika dapat dikembangkan  keselarasan dan keseimbangan. Baik dalam hidup manusian sebagai pribadi dalam hubungan manusian dengan alam, dalam hubungan manusian dengan Tuhannya, maupun dalam mengejar kemajuan lahiriah maupun rohaniyah.

Negara republik Indonesia memeng tergolong muda dalam barisan negara-negara di Dunia. Tetapi bangsa Indonesia lahir dsri sejarah dan kebudayaan yang tua, melalui gemilangnya kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan Mataram, kemudian mengalami masa penderitaan penjajahan sepanjang tiga setengah abad, sampai akhirnya bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kembali kemerdekaan Nasionalnya sama-sama dengan sejarah penjajahan itu sendiri. Berbagai babak sejarah telah dilampaui dan berbagai jalan telah ditempuh dengan gaya yang berbeda-beda mulai dengan cara-cara yang lunak sampai dengan cara yang keras; mulai dari gerakan cendekiawan yang terbatas sampai pada gerakan yang menghimpun kekuatan rakyat banyak mulai dari bidang pendidikan, kesenian daerah, perdagangan sampai  pada gerakan-gerakan politik. Bangsa Indonesia lahir sesudah melalui perjuangan yang sangat panjang, denga memberiakan segala pengorbanan dan menahan segala macam penderitaan.

Bangsa Indonesia lahir menurut cara dan jalan yang ditempuhnya sendiri yang merupakan hasil antara proses sejarah di masa lampau, Tantanga perjuanga dan cita-cita hidup dimasa mendatang, yang secara keseluruhan membentuk kepribadiannya sendiri. Sebab itu bangsa Indonesia lahir dengan kepribadiannya sendiri. Yang bersamaan dengan lahirnya bangsa negara itu, kepribadian itu ditetapkan sebagai paradigma hidup dan dasar negara Pancasial. Bamgsa Indonesia lahir denga kekuatan sendiri, sebab itu percaya pada diri sendiri juga merupakan kepribadian Bangsa Indonesia.

Karena itu, Pancasila bukan lahir secara mendadak pada tahun 1945; melainkan telah melalui proses yang panjang. Dimatangkan oleh sejarah perjuangan bangsa kita sendiri, denga melihat pengalaman-pengalaman bangsa-bangsa  lain, dengan diilhami oleh gagasan-gagasan besar Dunia, dengan tetap berakar pada  kepribadian bangsa kita  sendiri dan gagasan-gagasan besar babgsa kita sendiri, karena pancasila sydah merupakan pandangan hidup yang berakar dalam kepribadian bangsa, maka ia diterima sebagai dasar negara yang menganut hidup ketatanegaraan.

  1. Arti Pancasila Sebagai  Pandanga Hidup dan Dasar Negara Bagi Kehidupan Bermasyarakat

1)      Pancasiala sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa Indonesia mempunyai arti yang penting dalam kehidupan kita bermasyarakat / bernegara. Betapa pentingnya Pancasila dalam  kehidupan bangsa Indonesia dapat dirasakan dalam pengalaman-pengalaman kita sendiri yang sejak Proklamasi telah menghadapi  tantangan dan hambatan baik dari dalam   maupun dari luar, dan adanya pemyimpangan penyelewengan.

2)      Penyimpangan-penyimpangan penyelewengan-penyelewenga pemberontakan tersebut dilihat dari segi filsafat bersumber dari penyelewengan filsafat itu sendiri dan belum adanya suatu pengertian  terhadap Pancasila dan UUD 1945, masing-masing mengartikan pancasila dari UUD 1945 disesuaikan dengan  kepentingannya sendiri-sendiri.

Radbruch mengatakan bahwa suatu revolusi biasanya didahului oleh suatu filsafat yang bertentangan dengan filsafat negara yang berlaku dalam hubungan ini, apabila kita mengembangkan filsafat negara pancasila yang bertentangan dengan pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945. Sadar atau tidak sadar, cepat atau lambat dapat menimbulkan kekacauan terhadap negara proklamasi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

3)      Selain dari itu sumber pokok dari penyelewengan dan kesalahan pengetrapan  pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia ialah kita belum mampu menghayati dan mengamalkan pancasila secara benar.

 

KESIMPULAN

Pancaila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia, digunaka sebagai dasar mengatur kehidupan negara kita. Hal ini berarti bahwa segala segala sesuatu yang mengenai tata kehidupan bernegara harus didasarkan kepada Pancasila. Semua peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia harus bersumber dari segi sumber hukum di Negara Republik Indonesia.

Karena seluruh kehidupan ketatanegaraan Negara Republik Indonesia harus didasarkan kepada Pancasila, yang merupakan sumber dari segala sumber hukum, maka pelaksanaan kehidupan ketatanegaraan Negara Republik Indonesia semua tindakan kekuasaan dalam masyarakat harus berdasarkan peraturan hukum dan dengan demikian Republik Indonesia adalah Negara Hukum.

DAFTAR PUSTAKA

 

Prawiro, merto soedarso. 1982. Implementasi Pancasila. Jakarta: Balai Pustaka.

http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 21, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: